Dicomot dari blog kedaipunk , oleh Eko KR – Bunga Hitam
Komentar dari pernyataan yanuar sholeh di situs anarchoi tentang marjinal masuk TV :
oi oi … sebenarnya saya agak terlambat membaca tulisan ini karena saya memang bukan manusia computer yang setiap saat betah didepan computer.. surfing…milis,loading dll. Lagian saya ga punya akses ke internet selain merental kesalah satu warnet yang ada didaerah saya di radio dalam. Dan ada baiknya saya terlambat membaca tulisan kang mas Yanuar sholeh ini,karena saya lihat tanggal tulisan nya adalah tgl 12 bulan april 2007,sedangkan saya baru membacanya pada tanggal 13 Desember 2007…sudah terlewat 7 bulan lamanya,tapi tampaknya saya harus tetap merespon tulisan kang mas Yanuar,karena tampaknya dia sangat sayang kepada saya,sampai-sampai urusan masuk tipi dibawa-bawa keurusan Jakarta bersatu,kenapa ga sekalian aja masalah saya sunat dulu bagaimana…ngomong-ngomong saya memang benar-benar sudah sunat loh,mau coba?? Monggo njengking…Begitu berartikah saya di komunitas ini? atau begitu menakutkan? sampai2 nama dan band2nan saya nangkring disitu…atau ini salah satu cara pembunuhan karakter dikomunitas?? Sekali lagi monggo…silakan saja…bebas!!! Seperti kata pembesar2 punk disini bahwa punk itu bebas…bebaskan dirimu tanpa aturan, tanpa batas sampai dirimu bertindak seperti hewan!!! Terserah!!! Bukan begitu bukan?? Bukan !!! Ga ada yang perlu ditutupi atau ditakuti disini,bagi gw komunitas ini adalah keluarga terbaik yang gw punya dan gw percaya…kalau gw harus telanjang disini ga masalah, ga perlu malu,kita ga melakukan hal yang membawa kepentingan pribadi koq…okeh ceerrr…lanjut
Pertama
Yah saya benar-benar Eko kr yang disebut oleh kang mas yanuar, kalo mau cari saya…insya Allah saya bisa ditemui dimana aja kalian mau, bisa di markas kami di Antimusic Jl.gandaria 1 no.8 atau mau ketemuan di Movement rec, atau di Daily life/sekre/48 tempatnya kawan meruya,atau di proklamasi/markipat tempat kawan2 depok,atau diciputat ditempat kawan sexy pig,atau dilapak blok m,diwarrior tempat kawan2 manggarai, cipulir, cileduk, ps.minggu, mampang, bintaro, cirendeu, kedoya, tj.duren…bekasi,tangerang,bogor scene/komunitas/kawan-kawan dimana di Jakarta kalian mau atau di taring babi sekalian saya akan dengan senang hati datang…kalau diluar Jakarta juga bisa aja terserah..tapi masak iya gw tinggal dijakarta lu ngajak ketemuan di ambon ceeerrr…yang bener aje. Okeh
Kedua
Huahahahahhaha masalah cluster bomb unit, untuk masalah ini kami sudah membacanya dari sekitar bulan tulisan itu dikeluarkan,waduh2 saya melihat tulisannya koq kayak anak TK atau anak kecil yang melakukan kesalahah dan ga mau disalahkan sendiri. Kenapa kalau kalian yakin masuk TV adalah tindakan sadar dan benar kenapa kalian ga pertahankan itu sampai titik darah penghabisan kalian!! Kenapa kalian malah berbicara “siy itu juga masuk TV tuh” dan bla-bla-bla. Sbelum kalian melakukan hal itu, kalian tentunya sudah tau konsekwensi yang akan kalian hadapi di depan, Walau sakit yang kalian dapatkan hadapilah secara jumawa,secara tegak kepala…kalau memang kalian jujur apa yang kalian lakukan ini untuk kepentingan orang banyak bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan, pasti kebenarannya lambat laun akan terlihat…ingat kawan sesuatu yang buruk itu datangnya membabibuta langsung kelihatan dimana-mana, tetapi sesuatu yang baik dan benar datang nya pelan..pelan..tapi pasti dan yakin. Kalau pada akhirnya semua ini adalah benar,kenapa kita semua tidak mengikutinya. Maksudnya kalau masuk TV pada akhirnya adalah benar dan sudah relevan dengan apa yang kita perjuangkan selama ini…yuk kita sama-sama MASUK TV. Berpeganganlah pada akar atau dahan yang kuat ketika kita ingin mencapai puncak,jangan berpegangan pada sehelai rumput yang jelas2 tidak bisa menopang berat tubuh kita…dan lihat lawan dengan jelas walaupun kita dalam keadaan terpojok,arahkan tinjumu kesasaran yang benar jangan membuang2 tenaga terus2an dengan hanya memukul angin.
Kembali lagi kemasalah CBU,saya sudah mengenal Oliver (drummer CBU) secara langsung sejak saya ikut mengorganize acara ABC PARTISAN GIGS pada tahun 2003, dimana diacara tersebut Oliver bermain sebagai additional drum di band POWER OF IDEA,kemudian pada tahun 2005 Oliver datang kembali dengan band aslinya dia yaitu
Cluster Bomb Unit yang disingkat CBU bersama dengan beberapa crewnya. Disini saya ikut mengorganize acara dari awal sampai kepulangan mereka. Secara pribadi saya dan beberapa kawan di antimusic malahan lebih dekat dengan kakak beradik yang ada di CBU yaitu Julia ‘vocal’ dan adiknya si Moritz ‘bass’. Ketika para personil lainnya sibuk jalan-jalan,mereka lebih memilih ngobrol2 dengan kami di Antimusic. Saya juga yang membawa mereka untuk mengenal komunitas-komunitas lainya dijakarta,termasuk mengenalkannya ke taring babi. Pada tahun 2006 mereka kembali lagi untuk tour di Indonesia,tetapi kali ini saya tidak ikut mengorganizenya, karena kerjaan saya sedang padat saat itu. Yang saya tahu sehari sebelum kedatangan mereka kawan saya ARI dan ANDRASH yang mengorganize acaranya menelpon mengabarkan bahwa mereka/CBU ingin berkunjung ke Antimusic…saya bilang oke ga masalah,siapapun boleh datang ketempat kami,apalagi mereka yang jelas-jelas setahun sebelumnya pernah berkunjung dan datang jauh-jauh dari benua yang berbeda. Kami hanya berusaha untuk menjadi tuan rumah yang baik. Ketika CBU dan crew nya sampai di tanah air mereka langsung menuju hotel,dan yang membuat kami sedikit bingung beberapa dari mereka langsung ingin ke Antimusic,wah wah segitu kangennya kah mereka kepada kami?? Sekitar jam 12 siang Ari menelpon dan mengabarkan mreka ingin ke Antimusic, tapi saya sedang diluar..lagi ngurus kerjaan cetakan…saya bilang “sore aja ri ke Antimusic nya” dan akhirnya mereka ke Movement dulu sebelum akhirnya ke tempat kami Antimusic pada sore harinya. Yang datang pertama kali adalah Andreas geiger (andy), Bernadette, dan si keriting Patrick Veigel , saya juga sudah kenal dengan Andy pada tahun kedatangan pertama mereka. Pokoknya mereka langsung mengeluarkan semua atribut Media mereka seperti Kamera DV, recorder,microphone dll. Yang saya tahu mereka adalah kawan lama kami yang datang untuk mendokumentasikan segala sesuatunya yang berbau tour CBU di Indonesia.
Dan sebelumnya kami pernah dikirimi VCD documentary karya Andreas Geiger yang berjudul HEAVY METAL AUF DEM LANDE, yang berisi tentang Documentary Scene Heavy metal disana. Dan yang kami tahu bahwa mereka ingin membuat proyek yang sama tentang Documentary Scene Punk disini dan akan dibuat kedalam format VCD sama dengan karya sebelumnya. Woiiiii kalau memang pada akhirnya film documentary itu dimasukan ke salah satu stasiun televisi di Jerman
Ketiga
Masalah SMS!!! Saya secara pribadi kenal dekat dengan Mike guitarisnya marjinal,maaf kenapa saya sebut nama Mike saja walaupun saya juga kenal dekat dengan semua yang ada di taring babi seperti “Dodidislike” (kawan lama sejak sebelum krisis ekonomi sebelum saya kenal dengan kawan taringbabi lainnya),juga kenal “Bob oi” orang yang selalu tersenyum dan selalu mau membantu ketika banyak kawan memerlukan bantuannya, “Ableh kuda” walau tidak terlalu menonjol diantara yang lain…tapi ingat air tenang menghanyutkan bleh, juga “Romi Jahat” wah-wah kalau bapak yang satu ini Mantaaaaap deh!! Selalu lucu,rendah hati dan selalu mantap dilihat baik dipanggung ataupun diluar panggung…oke lanjut. Ketika pertama kali dengar marjinal akan masuk TV (baru iklannya doang ceeerr). Gw langsung mengirim SMS ke Mike pake no gw pribadi yang Mike juga menyimpannya. Dan itu juga hanya satu kali, Bunyinya seperti ini “Mike gw ga mau masuk lubang tai seperti lu” dan mike membalas “kebebasan berpendapat bagi setiap orang” mantaaap itulah mike yang gw kenal selama ini selalu bisa menjawab setiap pertanyaan secara diplomatis. Selesai sampai situ kami ngga ada contack lagi. Yang ada beberapa hari setelah acara tersebut tayang, saya pribadi jujur banyak sekali mendapat SMS dari kawan2 di Jakarta dan daerah yang menanyakan perihal kejadian tersebut…dan saya jawab “tanyakan saja langsung kepada yang bersangkutan” kalau saya sebagai Pribadi masih percaya dengan apa yang kami yakini selama ini. Nah disini niy yang bikin saya bingung, koq ga lama setelah itu beredar rumor kalo perbedaan ini seakan-akan menjadi sebuah perang antara komunitas dengan komunitas bahkan sampai membawa2 persaingan nama besar band. Bussettttt deh segitu amat bikin isunya…ga salah tuh?? Kalo mau nama besar bukan disini tempatnya,ini komunitas jalanan bung…Cuma ketulusan daya tahan dan keikhlasan yang dapat membuat kita bertahan disini. Belum lagi saya banyak kedatangan orang2 yang tidak suka dengan Taring Babi atau mungkin pernah merasa sakit hati oleh Taring Babi yang istilahnya mengajak bersekutu,menjilat,atau apalah…loh apa-apa an ini?? Ini adalah masalah perbedaan prinsip,bukan masalah pribadi !!! dari jaman kuda makan emping ampe sekarang Kami paling tidak suka dijilat !!! jelek kami bilang jelek,bagus kami bilang bagus!!! Baik kami bilang baik,buruk kami bilang buruk!!! Kadang memang menyakitkan…tapi itu kenyataan. Satu lagi yang bikin kami bingung adalah ketika dipermasalahkannya sesuatu yang sudah kami yakini sejak lama. Kenapa ketika kami ingin tetap menjadi diri kami sendiri seperti yang memang kami jalani selama ini…kenapa dipertanyakan?? Lah dari dulu
Kami ga pernah menganggap ini sebagai masalah…bebas aja…silakan aja lu mau masuk tivi atau masuk apapun, tapi kalian juga mesti menghargai bahwa ada juga loh yang benar-benar masih menolak media mainstream. Kalau ada perlawanan2 seperti slogan melawan media,bukan kah memang sudah kami lakukan sejak dulu!…jauh sebelum era reformasi kami sudah melakukannya dan masih melakukannya. Teman sejalan atau teman sejati tahu apa yang harus mereka lakukan terhadap keberadaan temanya sendiri…ketika iya tahu dan mengerti bahwa temannya tersebut misal: akan muntah bila melihat sesuatu berwarna ungu, iya akan berusaha untuk memperingati temannya tersebut ketika ada sesuatu yang berwarna ungu atau minimal membantu mengobatinya…kalau pada akhirnya ia malah memakai baju berwarna ungu…bagaimana mungkin Teman sejalan bisa berjalan beriringan…yang ada malah muntah terus2an. Wacana ini masih terlalu muda untuk diputuskan kawan, kalau dilanjutkan banyak sekali yang akan menjadi korban. Maaf kalau akhirnya begini…mudah2an esok akan ada solusi yang lebih baik lagi.
Tambahan Buat kang mas yanuar, bagaimana mungkin bunga hitam ingin melenggang/menguasai BLANTIKA musik underground Indonesia kalau masuk phamflet aja bunga hitam ga mau…maen ada sponsor mainstream seperti rokok dll bunga hitam juga ga mau…datang jauh-jauh kesemarang sampai disana ternyata acaranya didukung oleh sponsor radio prambors,bunga hitam ambil langkah pulang…sampai kami harus rela muka kami di cemong-cemongin agar tidak terlihat wajah kami semuanya…agar semua orang bisa bilang ya kami bunga hitam! … yang mana sebenarnya yang ingin menguasai atau ingin lebih terkenal sendirian ?????? yang masuk tv atau yang menolak tv? Yang ikut sponsor atau yang menolak sponsor? Yang minta bayaran/tarif atau yang datang dengan sukarela???
Yang maaannnaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa ?????????????????????????
Lagi pula kami bukan band underground, tapi band basement !!! Oke..Lanjut
Keempat
Kalau kang mas yanuar sampai membawa-bawa nama acara Jakarta Bersatu,sepertinya kang mas yanuar ini tahu banyak tentang apa yang terjadi dengan komunitas
Yang jadi masalah gw ga kenal dengan yang namanya kang mas yanuar sholeh ini,apakah dia orang
Atau kang mas yanuar ada dimana??? Dan apakah-apakah yang lainnya…
Kelima
Lagi2 kalau kang mas Yanuar mengatakan saya seperti Jagoan menantang orang2 ditengah panggung seperti jagoan…ehmmm ini patut dicermati secara detail,kalau ngomong tuh yang jelas jangan menilai sesuatu hanya dari satu sudut pandang saja atau dari satu sumber saja. Oke kita kilas balik kemasa lalu, seingat saya lebih dari 5 kali saya ikut serta bareng2 anak
Yang pertama ketika saya dengan band saya kira2 tahu 2003 datang kecirebon melihat sepanjang acara berlangsung,setiap ada band yang sedang show maka penonton akan berlari dari tribun menuju panggung sambil membawa benda apa saja,entah itu batu,botol,sandal atau apa saja yg mereka temui dan melemparkannya kearah panggung lalu kemudian berjoget/berpogo ah. Begitu juga ketika band yang bareng kami dari
Yang kedua adalah ketika kira2 akhir 2005 kami mencoba melakukan tour keliling jawa dengan biaya dari kami sendiri yang kami dapatkan dari profit hasil penjualan kaset kami. Tanpa kami meminta sepeserpun ongkos kepada panitia. (sekedar catatan kalian boleh bertanya keseluruh panitia yang pernah mengorganize show bunga hitam di
Kembali lagi…Saat itu
Saya pun menjawab dengan kondisi yang sudah capek “woi panggung tuh bukan nomor dua tapi nomor sepuluh,bahkan tak bernomor bagi kami” maka barulah kami mendapatkan “jalan” dari orang tersebut yang disela2 pembicaraannya terus menerus mengucapkan bahwa ia sering nongkrong di taring babi. Semua ini ada buktinya dan ada saksinya. Dan ketika kami show baru pertengahan lagu pertama,suasana gedung dan panggung sudah sangat kacau,tampaknya kapasitas gedung tidak sanggup memenuhi lonjakan penonton yang memang saat itu sangat membludak,kaca-kaca pecah,pintu masuk sudah terbuka lebar,para preman pasarpun masuk ikut berpogo dengan gaya dangdut sampai keatas panggung,yang akhirnya berbuntut dengan dipukulinya/dikeroyok teman kami yang bernama SEAL vokalisnya band SOSIAL-SOSIAL diatas panggung,karena SEAL berinisiatif mendorong mereka kebawah…lalu kami serempak membantunya dengan menyerang balik para preman tersebut dengan semua benda-benda yang kami pegang,yang megang gitar…yah pake gitar,yang megang bass…yah pake bass…yang megang mic…yah terpaksa pake stand mic. Mereka mundur turun kebawah,dan setelah dengan negosiasi bahasa ikan antara kami dengan para preman tersebut maka acara pun berlanjut…tapi ternyata orang yang tadi kami ceritakan (yang mabuk mulut bau gaur’) mencoba memancing di air keruh,dengan licik ngumpet dibalik kerumunan pogo melempar sandal atau botol mineral kearah kami di panggung…posisi saya ada didepan berdempetan langsung dengan penonton,saya sangat melihat siapa orang yang melempar benda tersebut,karena lebih dari satu kali dan yang terakhir mengenai badan saya…kalau kemudian saya membalasnya dengan melempar benda pula kearahnya, apakah saya salah??? Apakah kami salah ketika kami membela diri kami sendiri ketika panitia sudah tidak mampu mengendalikan keadaan??? Kami cuma tujuh orang dari
Atau mungkin kalian yang ada ditempat tapi diam saja?? Atau atau kami kah yang salah?? Yah sudahlah kalo ga ada yang mau ngaku salah…biar kami yang mengaku salah,mungkin kami kurang sabar…yah lain kali mungkin kami harus menyewa manajer untuk ngurus yang kayak gitu-gitu,kami minta istirahat dihotel yang mewah biar ga capek,minta sediain bodyguard,makanan yang enak2 biar ga lapar dan transportasi pake pesawat kali yak,biar maantaapppp !!! Ehmmmm komunitasku…komunitasku. Ampe kapan ya kayak gini terus??… Gimana kang mas Yanuar?? Sopo sing pecundang?? Kowe opo aku?? Siapa yang pengecut?? Siapa yang berambisi?? …………………………………
Akhir kata,siapa pun kamu kang mas Yanuar…saya berterimakasih dengan adanya tulisan dari kamu,karena akhirnya membangkit

mari bermain musik punkrock
BalasHapusMantap kang
BalasHapusDr smp sampe skrg udh punya anak tetap hafal semua lagu bunga hitam, semoga sehat selalu bang. آمين
BalasHapusDr smp sampe skrg udh punya anak tetap hafal semua lagu bunga hitam, semoga sehat selalu bang. آمين
BalasHapusMantep
BalasHapusSungkem sam
BalasHapusDan akhirnya terbukti dari tahun ke tahun yg dibilang dari tulisan diatas...untuk kepentingan pribadi atau untuk kepentingan banyak orang.. #bungaHitam
BalasHapusSemoga sehat sehat selalu untuk sibunga hitam
BalasHapusSehat selalu mas eko, lain waktu main ke Jepara.
BalasHapus